EnglishIndonesian

 

Selamat Datang di Website Resmi Kantor Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Buleleng -

 


Dra. Wayan Lugrahini

 

Bank Data
PPDB TAHUN 2014/2015
 
SKTP Tahun 2014 Jilid II
 
SKTP Tahun 2014 Jilid II
 
SKTP Tahun 2014
 
SKTP Tahun 2014
 
Bank data Lainnya

Agenda Kegiatan
Agenda Kegiatan Lainnya

Kritik & Saran

Chatting / Support
Chatting 1:
 

 
Detail Berita
Bookmark and Share || Dibaca : 386 Pengunjung
Buleleng (disdik.bulelengkab.go.id) - Senin, 15 April 2013
Pelaksanaan UN 2013 SMA Sederajat di 11 Provinsi Diundur

 

Jakarta — Pelaksanaan Ujian Nasional 2013 pada jenjang SMA/MA/SMALB/SMK dan Paket C untuk 11 provinsi diundur yaitu di Kalimantan Selatan , Kalimantan Timur, Sulawewsi Utara, Sulawesi Tengah , Sulawesi Selatan , Sulawesi Tenggara , Bali , Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.

 

UN hari pertama yang semula dijadwalkan pada Senin, 15 April 2013 diundur menjadi Senin, 22 April 2013. Adapun mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama untuk SMA/MA/SMALB/SMK adalah Bahasa Indonesia, sedangkan untuk Paket C adalah Pendidikan Kewarganegaraan dan Bahasa Indonesia.

 

Pelaksanaan UN hari kedua yang semula dijadwalkan pada Selasa, 16 April 2013 diundur menjadi Selasa, 22 April 2013. Adapun UN hari ketiga yang semula dijadwalkan pada Rabu, 17 April 2013 diundur menjadi Jumat, 19 April 2013. Adapun UN pada hari Kamis, 18 April 2013 tetap dilaksanakan pada hari dan tanggal yang sama. Konsekuensi pengunduran jadwal UN Utama tersebut juga menyebabkan diundurnya jadwal ujian susulan. Semula dijadwalkan pada 22 April diundur menjadi 29 April.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh saat memberikan keterangan pers di Kemdikbud, Jakarta, Minggu (14/04/2013).

 

“Jumlah siswa di 11 provinsi tersebut sebanyak 1,1 juta di 3.601 SMA/MA dan 1.508 SMK. Untuk 22 provinsi yang lain sudah siap. Termasuk DKI tetap dilaksanakan sesuai jadwal yaitu mulai senin besok,” katanya.

 

Hadir mendampingi Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim, Inspektur Jenderal Kemdikbud Haryono Umar, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdikbud Hamid Muhammad, Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) M.Aman Wirakartakusumah, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Khairil Anwar, dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Syawal Gultom

 

Mendikbud mengatakan, penyebab pengunduran ini karena ada persoalan teknis di percetakan. Dia menyebutkan, dari enam perusahaan yang melakukan pencetakan naskah UN ada satu yang belum selesai melakukan penyiapan. “Ada satu percetakan yang sekarang sedang berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan yaitu percetakan Ghalia Indonesia Printing,” katanya.

 

Mendikbud menjelaskan, untuk 22 provinsi yang lain tetap diselenggarakan sesuai jadwal karena untuk tiga zona yaitu Indonesia Barat, Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur berbeda-beda soalnya. Pihaknya juga telah menggandeng TNI AU untuk melakukan jadwal pengiriman naskah UN yang terlambat tersebut. “Ada 4 hercules, 1 foker, 1 boeing 737 yang sudah disiapkan , Panglima TNI AU, siap mendukung pengiriman ini. Setelah selesai pengepakan kita bawa ke lanud Halim sesuai jalur dan selesai dikirimkan,” katanya.

 

Direktur Ghalia Indonesia Printing Hamzah Lukman mengatakan, penyebab keterlambatan pencekatan karena materi yang dicetak kompleks dan area percetakan terlalu penuh untuk menghimpun bahan materi tadi. “Untuk masuk ke amplop sudah selesai, tetapi untuk memasukkan ke boks kesulitan. Atas nama sendiri dan perusahaan memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini yang tidak diduga dan tidak ada niatan sedikitpun sengaja melakukan karena teknis di perusahaan dan menyebabkan keterlambatan finishing,” katanya.

 

Ketua BSNP M.Aman Wirakartakusumah menyampaikan seharusnya paket naskah UN untuk SMA sederajat sudah dikirim sejak H-3 pelaksanaan UN, sedangkan untuk SMP sederajat sudah harus dikirm H-6. “Untuk SMP jangkauannya lebih luas jadi dikirim lebih awal,” katanya.  

 

Anggota BSNP, Djemari Mardapi menyampaikan, naskah soal pada tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Pada tahun ini soalnya berbeda meskipun kisi-kisinya tetap sama. Adapun distribusi tingkat kesulitan soal juga sama. “Dulu urutannya diubah, tetapi kali ini soalnya berbeda,” katanya.

 

Mendikbud menambahkan, pihaknya telah mengkomunikasikan perihal pengunduran jadwal ini UN kepada pihak dinas pendidikan untuk disampaikan ke sekolah dan ke peserta didik. Dia juga telah melakukan komunikasi kepada sejumlah gubernur yaitu Gubernur Bali, Gubernur Kalimantan Timur, dan Gubernur Sulawesi Selatan. “Dan tentu saya jalin untuk sampaikan ke publik. Gubernur siap melaksanakan pergeseran dari jadwal semula,” katanya

mengutip dari (http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/1221)

download surat edaran dan jadwal terbaru


Bookmark and Share
 

 

Video Kegiatan
Video Kegiatan Lainnya

September, 2014
MSSR KJS
 1 23456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930    

Jajak Pendapat
Bagaimana Pelayanan Dinas pendidikan Pemkab buleleng
Bagus Sekali
Bagus
Cukup
Kurang
Hasil Jajak Pendapat
Dari:148 Responden
Lihat Hasil

Twitter
 
 
Buleleng SMILE - Sejahtera, Mandiri, Integrasi, Lestari, Etika


Informasi

Beranda
 
Berita
 
Foto
 
Video
 
Webmail
 

Situs Terkait
 
SMPN 1 SINGARAJA
 
SMKN 1 SINGARAJA
 
SMKN 1 KUBUTAMBAHAN
 
SMA LAB UNDIKSHA
 
SMKN 3 SINGARAJA
 
Situs Terkait Lainnya
Pengunjung

6328333
Pengunjung hari ini : 485
Total pengunjung : 446491

Hits hari ini : 3174
Total Hits : 6328333

Pengunjung Online: 38


Info Kontak

Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Buleleng
Alamat Jl. Pahlawan No. 5 Singaraja
Telp (0362) 22442
Fax (0362) 21484
Email disdik@bulelengkab.go.id
Website http://disdik.bulelengkab.go.id


Copyright © 2013 Dinas Pendidikan - Pemerintah Kabupaten Buleleng - Bali Indonesia. All Right Reserved.